Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Muna Barat

Pemda Mubar Siapkan Dana BTT untuk Korban Kebakaran Lombu Jaya, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

46
×

Pemda Mubar Siapkan Dana BTT untuk Korban Kebakaran Lombu Jaya, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Wakil Bupati Muna Barat (Mubar) Ali Basa didampingi Kepala Dinas Sosial, Ahmad Ramadhan saat mengunjungi korban kebakaran tiga unit rumah di Desa Lombu Jaya, Kecamatan Sawerigadi, Mubar, Senin (10/8/2026), (foto:kabartime.com).

MUNA BARAT, KABARTIME.COM— Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) bergerak cepat menangani musibah kebakaran yang meludeskan tiga unit rumah warga di Desa Lombu Jaya, Kecamatan Sawerigadi.

Musibah yang terjadi pada siang hari tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian anak-anak yang membakar sampah di area belakang rumah saat pemiliknya sedang tidak berada di tempat. Api dengan cepat merembet dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.

Wakil Bupati Mubar, Ali Basa, meninjau langsung lokasi kejadian pada Senin (10/8/2026). Ia menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa tiga keluarga tersebut. Sebagai langkah darurat, Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendirikan tenda darurat dan menyalurkan bantuan pemakanan untuk kebutuhan beberapa hari ke depan.

“Selain bantuan logistik awal, Pemda juga tengah menyiapkan skema bantuan pembangunan kembali rumah bagi para korban sesuai standar yang berlaku. Anggaran tersebut akan dialokasikan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT),” ujar Ali Basa.

Penanganan penukim korban merupakan instruksi langsung dari pimpinan daerah. Bukan hanya di Desa Lombu Jaya tapi juga korban kebakaran yang terjadi di Desa Waulai, Kecamatan Barangka.

“Bupati sangat merespons untuk percepatan penyelesaian masalah ini. Kami mengupayakan secepatnya fasilitas melalui dana BTT agar warga teratasi masalah pemukimannya,” tuturnya.

Dalam tinjauan tersebut, Ali Basa sempat menawarkan opsi hunian sementara di gedung masjid lama Lombu Jaya yang sudah tidak terpakai. Kendati demikian, para korban memilih untuk tetap bertahan di tenda darurat.

“Tadi itu kita kasi opsi kepada korban. Pemda Mubar bersama pemerintah desa akan menyiapkan tempat tinggal sementara di masjid lama. Kebetulan gedung itu sudah tidak digunakan. Tapi korban tidak mau. Mereka memilih bertahan di sini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Lombu Jaya, La Ode Andi Yusuf, mengungkapkan bahwa total kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Kerugian ini mencakup bangunan rumah, uang tunai, perhiasan emas, serta barang-barang berharga lainnya yang tidak sempat diselamatkan.

“Ini total kerugian itu sekitar tiga ratus juta. Itu akumulasi dari semua barang yang tidak bisa diselamatkan. Mulai dari emas, uang tunai, dan barang-barang lainnya,” kata Andi Yusuf.

Pemerintah Desa Lombu Jaya bersama Pemda Mubar berkomitmen untuk terus mendampingi para korban secara fisik, logistik, maupun psikologis.

“Kita akan terus dampingi sampai tempat tinggal mereka kelar dan kondisi psikologi mereka stabil dan pulih seperti sediakala,” pungkasnya.(red).

Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *