MUNA, KABARTIME.COM— Pemerintah Kabupaten Muna memberikan apresiasi tinggi terhadap kebersamaan warga Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute, yang memprakarsai acara syukuran dan ritual pelestarian budaya lokal. Kegiatan swadaya tersebut dinilai sebagai wujud nyata gotong royong warga sekaligus sarana mengisi peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wakil Bupati (Wabup) Muna, La Ode Asrafil, mengaku bangga dan terharu atas soliditas seluruh elemen masyarakat yang sukses menggelar agenda kebudayaan itu secara mandiri.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan dukungan penuh atas pelaksanaan kegiatan ini. Ini adalah wujud kebersamaan kita semua dalam rangka mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Asrafil saat ditemui usai acara, Minggu (9/8/2026).
Asrafil menjelaskan, hajatan ini bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan momentum syukuran atas dilantiknya Camat Watopute serta penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Dana. Kedua pejabat baru tersebut merupakan putra daerah asli. Menurutnya, besarnya dukungan warga terhadap pimpinan lokal menjadi pilar penting dalam menjaga keberlanjutan roda pemerintahan di tingkat tapak.
Dalam kesempatan yang sama, Asrafil memberi sinyal positif terkait kepastian status para pejabat sementara di wilayahnya. Pemerintah Kabupaten Muna berencana memproses penetapan status definitif bagi para Plt. yang telah memenuhi kualifikasi administrasi dan substantif.
“Insyaallah dalam waktu tidak terlalu lama, mereka yang masih menjabat Plt akan kita definitifkan. Dalam menentukan jabatan, yang utama adalah memenuhi syarat. Syarat-syarat mereka ini sudah terpenuhi, ditambah lagi adanya dukungan penuh dan tuntutan dari masyarakat,” kata Asrafil.
Ia menambahkan, mekanisme pengangkatan pejabat daerah saat ini memerlukan Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) di tingkat pusat sehingga membutuhkan waktu verifikasi. Meski begitu, Pemkab Muna tetap memprioritaskan figur putra daerah yang kompeten serta mengantongi legitimasi publik demi mempermudah penyaluran aspirasi warga.
“Kalau ada putra daerah yang memenuhi syarat, kenapa harus yang lain? Karena dalam memimpin, yang utama adalah keterikatan dengan masyarakat. Kegiatan hari ini menjadi contoh nyata bagaimana dukungan warga membuat program berjalan baik,” tuturnya.
Respons positif turut datang dari masyarakat setempat. Tokoh Masyarakat Kelurahan Dana, La Ode Samia, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Pemerintah daerah. Kehadiran Wakil Bupati Muna dinilai memberi dorongan moral bagi warga untuk terus berinovasi menopang pembangunan daerah. Samia mengungkapkan, inisiatif kegiatan ini lahir dari kolaborasi tiga komponen masyarakat,yakni Karang Taruna, Pengurus Masjid, dan Komunitas Baku Join Soliwu (Bajo’S) yang kemudian bersinergi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ini merupakan bentuk komitmen dan sinergi yang bagus antara pemerintah kecamatan, kelurahan, serta masyarakat, khususnya tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk terus berinovasi dan membangun Kelurahan Dana ke depan.”pungkasnya.
Untuk diketahui, acara ini diawali dengan kegiatan jalan santai yang di buka langsung Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil, kemudian dilanjutkan dengan Baca haroa, (dulang) dan prosesi ritual Kasambu. (red).















