KABARTIME.COM, MOROWALI– Karang Taruna Desa Ulunipa, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, sukses mengukir sejarah baru dalam dunia olahraga lokal. Mereka berhasil menggelar Turnamen Futsal Khusus Usia 40 Tahun ke Atas (U-40). Turnamen ini menjadi perhatian besar publik karena bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan sebuah terobosan yang membawa dampak positif multi-sektor bagi masyarakat.
Pertandingan yang dikemas dengan manajemen sangat profesional ini menuai decak kagum. Selain menjadi wadah silaturahmi yang kuat, turnamen ini terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi lokal dengan memberikan efek domino yang menguntungkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan.
Menariknya, seluruh peserta turnamen ini merupakan para pria berusia kepala empat ke atas. Di usia tersebut, konsistensi dalam berolahraga dinilai sebagai bentuk investasi jangka panjang yang sangat krusial untuk menjaga kebugaran tubuh.
Sebagai turnamen perdana kategori usia 40 tahun ke atas yang pernah ada di seluruh wilayah Kecamatan Menui Kepulauan, antusiasme masyarakat dan perhatian publik sangat luar biasa memadati area lapangan.
Ketua Panitia Pelaksana, Aldisan Kasami, menyatakan bahwa kegiatan positif seperti ini sudah sepatutnya mendapatkan tempat dan dipelihara secara berkelanjutan demi kemaslahatan desa.
“Pertandingan seperti ini harus terus dikembangkan dan dipelihara. Sebab, lewat ajang ini silaturahmi kita terjaga, kesehatan tubuh terjaga, ekonomi UMKM diuntungkan, serta ke depannya akan menjadi citra dan momok yang sangat baik bagi Desa Ulunipa serta Karang Taruna,” ujar Aldisan dalam keterangannya.
Keberhasilan turnamen ini langsung mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari internal Karang Taruna. Ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda desa mampu melahirkan gagasan segar yang bisa dicontoh oleh wilayah-wilayah lain di Kabupaten Morowali.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, Ketua Karang Taruna Desa Ulunipa, Hadrian A. Lamande, menitipkan harapan besar dan pesan mendalam kepada pihak pemerintah daerah terkait dukungan finansial bagi organisasi kepemudaan.
“Ini adalah kali pertama di Menui Kepulauan turnamen usia 40 tahun ke atas terlaksana dengan sangat baik. Tentu kami selaku Karang Taruna sangat mendukung. Kami juga berharap kepada pemerintah untuk jangan ragu-ragu menggelontorkan anggaran dana kepemudaan dan olahraga,” ungkap Hadrian.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya stimulus anggaran, pemuda akan lebih terpacu untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas.
“Kami siap memberikan inovasi-inovasi luar biasa lainnya, terutama di bidang keolahragaan. Sebab, sejauh ini kami melihat memang masih belum ada pos dana khusus untuk kami selaku Karang Taruna di tingkat desa,” pungkas.(red).
















