Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPolitik

PDI Perjuangan Mubar Gelar Musancab, Targetkan ”Merah Dominan” Tetap Menyala Jelang 2029

291
×

PDI Perjuangan Mubar Gelar Musancab, Targetkan ”Merah Dominan” Tetap Menyala Jelang 2029

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Muna Barat (Mubar) resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat Kabupaten Mubar, di Resto ZZ, Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Mubar, kamis (21/5/2026). (Foto : Kabartime.com).

MUNA BARAT,KABARTIME.COM– Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Muna Barat (Mubar) resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat Kabupaten Mubar. Agenda krusial ini dilaksanakan dalam rangka membenahi dan merevitalisasi seluruh struktur partai, mulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ke tingkat Anak Ranting.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dipimpin oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sultra, Hasrat Haji Nabi beserta anggota, jajaran Pengurus DPC PDI Perjuangan Mubar, serta seluruh Anggota PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Mubar.

Dalam sambutannya, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sultra, Hasrat Haji Nabi,menegaskan bahwa Musancab ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar menggugurkan kewajiban Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADRT) partai atau perintah Rakernas.

“Kita harus memaknai bahwa musyawarah cabang ini adalah bagian dari pembenahan struktur kita secara menyeluruh. Jangan karena kemarin kita menang pemilu atau pilkada, kemudian PAC dan Anak Ranting kita abaikan. Tidak, saudara sekalian. Perintah paling penting dalam Musancab ini adalah membuat partai makin solid dan lebih baik melalui revitalisasi struktur,” tegas Hasrat, di hadapan pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan Mubar, di ZZ resto Coffe, Desa Barangka, Mubar, kamis (21/5/2026).

Ia juga menambahkan, tujuan utama dari revitalisasi ini adalah mempersiapkan diri menghadapi tantangan politik yang jauh lebih besar pada tahun 2029 dan 2031 mendatang. Hasrat mengingatkan agar seluruh kader tidak terlena dengan kejayaan saat ini. Jika perolehan kursi pada pemilu mendatang menurun, hal itu menjadi alarm kemunduran bagi partai. Namun, ia optimis PDI Perjuangan Mubar akan terus berkembang pesat.

“Dulu kita tidak punya siapa-siapa, kursi kita cuma dua di DPRD. Sekarang kita punya Wakil Bupati, kita punya Ketua DPRD. Jadi, jika perolehan kursi kita tidak bertambah, maka ada yang keliru dalam pembenahan, manajemen, dan tata kelola organisasi kita. Saya berharap pengurus PAC yang sekarang memiliki semangat yang jauh lebih besar dari sebelumnya,” lanjutnya.

Mantan Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Bombana ini juga mengakui bahwa PDI Perjuangan menjadi kekuatan utama di Mubar dengan raihan lima kursi di DPRD Mubar, sebuah pencapaian bersejarah yang diakui Hasrat tidak diraih dengan mudah.

“PDI Perjuangan di Mubar bukan hanya sekadar merah, tapi Merah Dominan. Tolong jangan dicampur lagi warnanya dengan warna apa pun karena itu bisa membuat kita pudar. Biarkan merah ini tetap menyala, tetap membara mewarnai seluruh Muna Barat,” pesannya kepada Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) DPC, serta jajaran Fraksi.

Lebih lanjut, Hasrat menekankan pentingnya menjaga keharmonisan Tiga Pilar Partai (Struktural, Fraksi/Legislatif, dan Eksekutif).

“Begitu tiga pilar ini solid dan kokoh, tidak ada satu pun kekuatan politik luar yang mudah menumbangkan kita. Sebaliknya, jika saling curiga atau berburuk sangka, kekuatan kita akan tergerus. Jika ada perbedaan pandangan, dudukkan semua dalam forum rapat DPC. Selesaikan lewat dialog,” imbaunya.

Ia juga menginstruksikan DPC untuk segera bergerak cepat melakukan rapat bersama PAC guna membentuk kepengurusan Ranting dan Anak Ranting pasca-Musancab ini.

“Kita mulai panaskan mesin politik kita. Kita mulai gas pol. Kemenangan hanya akan menghampiri pasukan yang solid dan siap untuk menang”, tegasnya

Di tempat yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Muna Barat, Ali Basa, menyampaikan bahwa Musancab ini menjadi momentum penting untuk temu kader sekaligus penataan kembali organisasi PAC di Mubar.

“Tujuannya adalah mensolidkan kerja-kerja politik ke depan agar terbangun kekuatan secara sinergis dan berjenjang, mulai dari Ranting, Anak Cabang, DPC, DPD, hingga DPP PDI Perjuangan. Artinya, kita seiring sejalan melaksanakan kebijakan partai untuk lima tahun ke depan,” ujar Ali Basa.

Merespons dinamika politik lokal di Mubar yang kini mulai mengerucut pada persaingan simbol warna ‘Kuning’ dan ‘Merah’, Ali Basa memastikan hubungan internal pemerintahan tetap berjalan harmonis.
“Kami dengan Pak Bupati tidak pernah ada sekat. Simbol-simbol itu sudah terbangun baik dalam pertemuan internal eksekutif maupun antara eksekutif dan legislatif,” ungkapnya.

Menatap kontestasi politik ke depan, Ali Basa optimis partai berlambang banteng moncong putih ini mampu mempertahankan dominasinya di Muna Barat.

“Insya Allah kita bertahan di lima kursi. Kalau partai lain targetnya harus naik karena mereka hanya punya tiga kursi, tapi bagi kami minimal bertahan. Potensi itu masih sangat besar karena PDI Perjuangan memiliki ruang dan modal lima kursi di DPRD. Kami akan tetap terus bergerak, karena ini adalah komitmen bersama kita,” pungkasnya.(red)

Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *