Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Muna Barat

12 Tahun Muna Barat: Teguhkan Visi ‘Liwu Mokesa’ di Tengah Tantangan Efisiensi Anggaran

278
×

12 Tahun Muna Barat: Teguhkan Visi ‘Liwu Mokesa’ di Tengah Tantangan Efisiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna Barat (Mubar) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna Barat ke-12 tahun. rabu (22/7/2026). foto : kabartime.com).

MUNA BARAT, KABARTIME.COM— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna Barat (Mubar) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna Barat ke-12. Acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Rafiudin.

Peringatan 12 tahun berdirinya Muna Barat sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2014 menjadi momen krusial bagi pemerintah daerah dan legislatif. Agenda tahunan ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Rafiudin, menuturkan bahwa selama 12 tahun berdiri sejak 24 Juli 2014, Muna Barat telah mencatatkan berbagai kemajuan di sektor pembangunan. Perayaan HUT kali ini sekaligus menandai tahun kedua masa kepemimpinan Bupati Muna Barat yang dilantik pada 28 Januari 2025.

Rafiudin menegaskan komitmen DPRD Muna Barat untuk terus meningkatkan sinergi bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memaksimalkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, ia mengingatkan agar jajaran eksekutif tetap bersikap terbuka terhadap masukan dari warga.

“Pemerintah daerah harus senantiasa mendengarkan dan mengakomodasi masukan serta kritik dari masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial yang membangun. Mari bersama-sama menanamkan rasa cinta kepada Kabupaten Muna Barat, bangga menjadi warga Muna Barat, dan mengukir prestasi demi terwujudnya kesejahteraan seluruh masyarakat,” kata Rafiudin.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyampaikan rasa syukurnya atas perjalanan 12 tahun Muna Barat. Ia menekankan pentingnya momen ini untuk meneguhkan visi daerah, yaitu “Muna Barat Liwu Mokesa: Tumbu, Sehat, dan Keren”.

Menurut Darwin, kendati dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Pemkab Muna Barat mampu merelisasikan sejumlah program prioritas dalam kurun waktu satu tahun enam bulan terakhir.Beberapa prioritas pembangunan yang telah direalisasikan meliputi, Infrastruktur & Konektivitas seperti beroperasinya kembali penerbangan di Bandara Sugimanuru serta pelayaran KMP Pulau Rubia rute Tondasi–Torobulu.

Pemkab juga membangun Pasar Sentral Guali, merestrukturisasi jalan kabupaten, serta membentangkan jalan hotmix sepanjang 9,8 km melalui skema Inpres Jalan Daerah.

Kemudian Tata Kelola & Birokrasi dengan penerapan sistem SIM ASN untuk penegakan disiplin pegawai, kebijakan wajib domisili ASN demi menggerakkan ekonomi lokal, keberlanjutan tenaga kerja PPPK, hingga keberhasilan mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain itu, La Ode Darwin juga memaparkan program disektor Kesehatan. Pasangan kepemimpinan Darwin – Ali Basa mengalokasikan anggaran pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat senilai Rp12 miliar, program RS Tipe C sebesar Rp172 miliar, serta penguatan layanan dokter keliling dan UGD 24 jam di 18 Puskesmas.

Sektor Pendidikan & SDM dengan peluncuran program “Satu KK Satu Sarjana” melalui beasiswa, pembagian seragam dan alat sekolah gratis bagi 3.407 siswa SD/SMP/TK, serta fasilitasi pendirian perguruan tinggi bekerja sama dengan ITBKM.

Ketahanan Pangan & Pertanian melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pencetakan sawah baru seluas 823,34 hektar, penyiapan gudang Bulog berkapasitas 4.000 ton, serta penyaluran bibit tanaman dan ratusan ternak (sapi, kambing, dan ayam).

Kelautan, Perikanan & Pemenuhan Gizi dengan penyaluran paket kapal bagan, alat tangkap modern, 111.800 benih ikan air tawar, launching Kampung Nelayan Merah Putih di 5 desa, serta pengoperasian 12 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk program makan bergizi gratis bagi sekitar 22.000 penerima manfaat.

Di sektor Pariwisata melalui Pengembangan potensi ecotourism di Pulau Indo dan gugusan pulau di Selat Tiworo.

Bupati La Ode Darwin menutup pidatonya dengan mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kesatuan.

“Mari kita tanggalkan perbedaan dan bersama-sama merawat persatuan demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” ujar Darwin.

Rangkaian perayaan HUT ke-12 Kabupaten Muna Barat akan dilanjutkan dengan Upacara Peringatan di Lapangan Wamelai. Gubernur Sulawesi Tenggara dijadwalkan hadir secara langsung untuk bertindak sebagai Inspektur Upacara. Di samping perayaan Hari Jadi daerah, Pemerintah Kabupaten Muna Barat turut menyampaikan ucapan selamat Hari Bhakti Adhyaksa kepada seluruh jajaran Kejaksaan.(red).

Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *