KENDARI,KABARTIME.COM– PT. Pegadaian Area Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi generasi muda melalui penyaluran bantuan pengembangan aspek digital kepada Laboratorium Entrepreneur Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari.
Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat transformasi digital sekaligus mendorong akselerasi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh mahasiswa FEBI.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan PT Pegadaian Syariah Area Kendari, Kepala Laboratorium serta mahasiswa Lingkup FEBI. Selain penyerahan bantuan pengembangan digital, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan keuangan dalam bentuk Tabungan Emas Pegadaian kepada mahasiswa FEBI.
Kepala Laboratorium Entrepreneur FEBI IAIN Kendari, Muhamad Tonasa, S.Ak., M.Ak., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dukungan yang diberikan oleh PT Pegadaian Syariah. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi nyata antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berkelanjutan.
“Penguatan aspek digital akan menjadi fondasi penting bagi Laboratorium Entrepreneur dalam membina mahasiswa untuk mengembangkan usaha berbasis teknologi. Dengan dukungan ini, kami optimistis produk-produk mahasiswa dapat dipasarkan secara lebih luas melalui berbagai platform digital sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM mahasiswa,” ujarnya.
Bantuan pengembangan digital yang diberikan akan dimanfaatkan untuk memperkuat sistem pemasaran digital, pengelolaan katalog produk, peningkatan kualitas konten promosi, pengembangan marketplace, serta optimalisasi media digital sebagai sarana promosi dan penjualan produk-produk karya mahasiswa FEBI.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan kewirausahaan, PT Pegadaian Syariah Area Kendari juga memberikan bantuan keuangan dalam bentuk Tabungan Emas Pegadaian kepada mahasiswa FEBI IAIN Kendari. Bantuan tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang yang dapat dicairkan sesuai kebutuhan mahasiswa, termasuk untuk membantu pembiayaan proses penyelesaian studi, seperti pembayaran kebutuhan akademik lainnya.
Program Tabungan Emas ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya menabung dan berinvestasi sejak dini di kalangan mahasiswa. Selain memberikan manfaat ekonomi, program tersebut juga menjadi media edukasi literasi keuangan syariah agar mahasiswa memahami pentingnya perencanaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan.
Perwakilan PT Pegadaian Syariah Area Kendari menyampaikan bahwa kolaborasi dengan FEBI IAIN Kendari merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, literasi keuangan syariah, serta pengembangan kewirausahaan berbasis digital.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan berwirausaha, melek digital, serta memiliki kebiasaan berinvestasi sejak di bangku kuliah. Tabungan Emas yang diberikan diharapkan dapat menjadi solusi bagi mahasiswa dalam mempersiapkan kebutuhan akademiknya hingga menyelesaikan studi,” ungkapnya.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan dunia industri mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan UMKM mahasiswa, serta peningkatan literasi keuangan syariah. Ke depan, FEBI IAIN Kendari dan PT Pegadaian Syariah Area Kendari berharap kerja sama ini dapat terus diperluas melalui berbagai program pelatihan, pendampingan bisnis, inkubasi usaha, edukasi investasi, serta penguatan ekonomi syariah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(red).
Beranda
Berita
Pegadaian Area Kendari Dukung Transformasi Digital dan Berikan Bantuan Tabungan Emas bagi Mahasiswa FEBI IAIN Kendari
Pegadaian Area Kendari Dukung Transformasi Digital dan Berikan Bantuan Tabungan Emas bagi Mahasiswa FEBI IAIN Kendari
Kabartime3 min baca
















