Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKesehatan

Sasar Desa Hingga Sekolah, Puskesmas Lawa Integrasikan Layanan Cek Kesehatan Gratis

231
×

Sasar Desa Hingga Sekolah, Puskesmas Lawa Integrasikan Layanan Cek Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Puskesmas Lawa melakukan Cek Kesehatan Gratis di Desa Lalemba, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat (Mubar) (foto istimewah).

MUNA BARAT, KABARTIME. COM– Puskesmas Lawa di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, terus berupaya mendongkrak derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Tidak sekadar mengandalkan program dokter keliling konvensional, institusi kesehatan tingkat pertama ini kini mengintegrasikan layanannya dengan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara masif hingga ke level desa dan sekolah.

Program yang menjadi bagian dari agenda prioritas pemerintah pusat dan daerah ini digawangi langsung oleh para perawat serta bidan desa yang turun langsung ke lapangan.

Kepala Puskesmas Lawa, Wa Ode Samsia, menyatakan bahwa integrasi program CKG ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program Bupati Muna Barat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan merata.

“Hingga saat ini, meski belum mencakup seluruh total jiwa penduduk, tim Puskesmas Lawa dipastikan sudah turun melakukan pelayanan CKG di seluruh desa yang menjadi wilayah kerja kami,” ujar Wa Ode Samsia

Intervensi Puskesmas Lawa tidak hanya menyasar masyarakat umum, melainkan juga kelompok usia remaja melalui agenda terstruktur di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SMP hingga SMA. Menariknya, pendekatan yang dilakukan disesuaikan dengan fase perkembangan psikologis dan fisik siswa. Bagi siswa tingkat SMA, fokus pemeriksaan meliputi Screening Nutrisi (SN), pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), hingga skrining kejiwaan.

Wa Ode Samsia menyebut, langkah ini diambil karena remaja usia SMA sangat rentan mengalami kecemasan atau stres akibat dinamika hubungan emosional dan pertemanan di usia yang mulai matang.

Sementara itu, untuk tingkat sekolah menengah pertama, intervensi dibagi berdasarkan tingkatan kelas yakni Siswa SMP Kelas 3 Fokus pada pemberian SF (Zat Besi/Tablet Tambah Darah) sebagai langkah preventif menekan angka anemia.
Kemudian Siswa SMP Kelas 1 Fokus pada pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

“Semua intervensi ini masuk dalam aplikasi CKG. Di dalamnya terdapat poin-poin indikator yang jelas, mulai dari pemeriksaan umum, status gizi, hingga pemeriksaan gigi dan mulut,” jelas pihak manajemen Puskesmas Lawa.

Dari hasil pemeriksaan CKG yang telah berjalan di lapangan, Puskesmas Lawa memetakan profil penyakit masyarakat setempat. Hasilnya, mayoritas warga terdeteksi menderita penyakit tidak menular (PTM). Hipertensi atau tekanan darah tinggi menduduki posisi teratas, disusul oleh kolesterol tinggi, dan sebagian kecil kasus diabetes atau penyakit gula. Kondisi ini berdampak langsung pada manajemen logistik medis puskesmas.

“Makanya obat yang sering habis saat kami melakukan kunjungan lapangan adalah obat hipertensi,” terang Wa Ode Samsia.

Di tengah tantangan pemenuhan fasilitas kesehatan, Wa Ode Samsia memberikan apresiasi khusus terhadap komitmen Pemerintah Desa Watumela. Desa ini menjadi satu-satunya wilayah di bawah naungan Puskesmas Lawa yang berinisiatif mengalokasikan Anggaran Dana Desa (DD) untuk pengadaan alat kesehatan (alkes) secara mandiri.
Alat-alat seperti pengecek kadar gula darah dan kolesterol tersebut nantinya digunakan oleh bidan dan perawat desa setempat untuk memantau kesehatan warga secara berkala.

“Bukan hanya alkes, Kepala Desa Watumela juga rutin memberikan makanan tambahan berupa bubur saat pelaksanaan Posyandu,” tambahnya.

Meskipun capaian total riil penduduk yang diperiksa saat ini dinilai masih minim karena berbagai tantangan geografis dan kesadaran masyarakat di lapangan, Puskesmas Lawa menegaskan tidak akan mengendurkan pelayanan.

Saat ini, progres capaian program CKG di wilayah Lawa telah menembus angka di atas 50 persen. Pihak puskesmas optimistis dapat mengejar target 100 persen pada tahun ini guna memastikan seluruh masyarakat Lawa mendapatkan pemantauan kesehatan yang komprehensif.

Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *