Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Muna Barat

Hadiri Panen Raya Lakabu, Bupati Mubar Janjikan Perbaikan Irigasi dan Penyaluran Pupuk Organik untuk Petani

13
×

Hadiri Panen Raya Lakabu, Bupati Mubar Janjikan Perbaikan Irigasi dan Penyaluran Pupuk Organik untuk Petani

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati Muna Barat, La Ode Darwin didampingi Ketua TP PKK Mubar, Rhika Purwaningsih Darwin, Wabup Mubar, Ali Basa, Sekda Mubar, Ibrahim Rasimu, Kadis Pertanian Nestor Jono, Kapolsek Tiworo Tengah, Ipda Menudi saat melakukan panen raya padi varietas inpari 42, yang dilaksanakan di Desa Lakabu, Kecamatan Tiworo Tengah, Kamis (2/6/2026). (foto istimewah).

MUNA BARAT,KABARTIME.COM–Pemerintah Kabupaten Muna Barat di bawah kepemimpinan Bupati La Ode Darwin secara agresif memprioritaskan peningkatan produktivitas produk pertanian dan optimalisasi jaringan irigasi di wilayahnya. Langkah strategis ini diambil demi mendongkrak pendapatan petani sekaligus memantapkan posisi Muna Barat sebagai daerah penyangga pangan di Sulawesi Tenggara.

Komitmen besar tersebut ditegaskan oleh La Ode Darwin saat menghadiri panen raya padi varietas Inpari 42 di Desa Lakabu, Kecamatan Tiworo Tengah, Kamis (2/7/2026).

Meskipun panen raya dengan varietas unggul Inpari 42 ini menjadi bukti nyata perkembangan sektor agraria di Desa Lakabu, Darwin menilai masih banyak ruang yang harus dibenahi. Dari hasil diskusinya dengan para petani setempat, satu hektare sawah saat ini baru menghasilkan 2 hingga 3 ton gabah. Padahal, jika dikelola secara maksimal, potensinya bisa melompat hingga 6 sampai 7 ton per hektare.

“Pertanian merupakan sektor strategis yang harus terus kita perkuat. Muna Barat memiliki lahan yang luas dan subur. Jika dikelola dengan baik, daerah ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sendiri, tetapi juga menjadi daerah penyangga pangan di Sulawesi Tenggara,” ungkap Ketua DPD Golkar Sultra tersebut.

Sebagai solusi konkret, Pemkab Muna Barat kini tengah memetakan penyebab rendahnya produktivitas tersebut. Identifikasi awal menunjukkan bahwa tingkat keasaman (pH) tanah di Desa Lakabu masih rendah dan memerlukan perlakuan khusus.

Jika pada tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ali Basa pemerintah daerah berfokus pada penyediaan benih dan alat mesin pertanian (alsintan), maka pada tahun kedua ini fokus penuh akan dialihkan pada intervensi kesuburan tanah.

“Kalau tahun pertama kita fokus pada penyediaan benih, tahun kedua ini kita fokus meningkatkan kesuburan tanah. Kita akan mengadakan kapur dolomit dan pupuk organik. Jika ini terlaksana maka saya optimis target 5 hingga 7 ton per hektare bisa tercapai,”jelas Darwin,

Darwin juga mengaku bahwa disisi lain, sektor pengairan juga menjadi pilar utama yang terus digenjot. Ia menilai jaringan irigasi di Muna Barat sebenarnya sudah cukup baik, meski perbaikan di beberapa titik kritis tetap menjadi prioritas. Sepanjang tahun 2025 hingga 2026, Muna Barat sukses mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian lewat pembangunan jaringan irigasi air tanah, program cetak sawah, serta berbagai bantuan stimulan lainnya.

Atas sokongan tersebut, Darwin menyampaikan apresiasi mendalam kepada Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Pemkab Muna Barat berkomitmen penuh untuk menyukseskan ketahanan pangan daerah sekaligus menyokong program peningkatan produksi pangan nasional yang dicanangkan kementerian.

Agenda panen raya yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Mubar Rhika Purwaningsih Darwin, Wabup Mubar Ali Basa, Sekda Mubar Ibrahim Rasimu, Kadis Pertanian Nestor Jono, sejumlah pimpinan OPD, Camat Tiworo Tengah Syahril beserta para camat se-Tiworo Raya, Kapolsek Tiworo Tengah Ipda Menudi, Kepala KUA, Kepala Desa Lakabu dan Wanseriwu, kelompok tani, serta masyarakat sekitar. (red).


Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *