Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Muna Barat

Pemda Mubar Alokasikan Rp 70 Juta untuk Korban Kebakaran di Wakontu

262
×

Pemda Mubar Alokasikan Rp 70 Juta untuk Korban Kebakaran di Wakontu

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati Mubar, La Ode Darwin bersama ketua DPRD Mubar, La Ode Rafiudin saat meninjau lokasi korban kebakaran di desa Wakontu, Kecamatan Wadaga, Mubar, rabu (9/9/2026).

MUNA BARAT, KABARTIME.COM— Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar),Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 70 juta untuk memulihkan kehidupan warga terdampak musibah kebakaran di Desa Wakontu, Kecamatan Wadaga. Dana tersebut disalurkan untuk perbaikan fisik bangunan serta bantuan modal usaha bagi korban.

Musibah yang terjadi pada Selasa (8/9/2026) sore tersebut menghanguskan dua unit rumah panggung milik Wa Ode Pelona (72) dan putranya, Amsar (42). Posisi kedua rumah yang berdampingan membuat kobaran api dengan cepat meratakan seluruh bangunan beserta standsarnya.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin meninjau langsung lokasi musibah bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial setempat. Selain menyalurkan bantuan logistik darurat berupa sembako, pakaian, dan perlengkapan tidur, pemerintah daerah memfinalisasi skema pemulihan pascabencana.

“Untuk perbaikan rumah, kami alokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 25 juta per unit. Jadi, untuk dua rumah totalnya Rp 50 juta,” ujar La Ode Darwin di lokasi kejadian, Rabu (9/9/2026).

Selain perbaikan tempat tinggal, pemerintah daerah mengalokasikan bantuan operasional modal usaha senilai Rp 20 juta bagi korban yang memiliki usaha kios. Bantuan modal usaha ini diberikan dalam bentuk barang sesuai usulan kebutuhan yang diajukan ke Dinas Sosial.

“Misi kami adalah membantu masyarakat agar bisa pulih kembali setelah mengalami bencana,” tutur Darwin.

Selain itu, Ketua Golkar Sultra ini juga memberikan bantuan secara pribadi kepada kedua korban kebakaran. Bantuan tersebut berupa uang tunai dan kebutuhan sembako. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang dilanda musibah.

Ketgam: Bupati Mubar, La Ode Darwin saat menemui korban kebakaran rumah di Desa Wakontu, Kecamatan Wadaga,Mubar,rabu (9/9/2026),(foto:kabartime.com).

Berdasarkan data Kepolisian Sektor (Polsek) Lawa, musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA tersebut diduga dipicu oleh ledakan tabung liquefied petroleum gas (LPG).

Kepala Polsek Lawa, Ipda Jaman menyampaikan, peristiwa bermula saat istri Amsar, Wa Saroni, memasak air menggunakan kompor gas di dapur sekitar pukul 16.20 WITA. Wa Saroni kemudian meninggalkan dapur sebentar untuk membawakan makanan ke lokasi penyulingan nilam yang berjarak tidak jauh dari rumahnya.

Saat Amsar dan rekan-rekannya mengolah nilam, seorang warga bernama Asbar Tanjung (31) melihat api telah membumbung tinggi dari area dapur rumah Amsar. Asbar bergegas memberi tahu Amsar di lokasi penyulingan.Di saat bersamaan, warga lain, Amrin (44), yang melintas sepulang dari berkebun melihat kobaran api dan berteriak meminta pertolongan.

Amrin sempat berniat masuk untuk menyelamatkan barang-barang berharga, namun membatalkannya akibat menyengatnya bau gas.

“Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan sebanyak tiga kali berturut-turut. Api langsung membesar,” kata Amrin.

Kobaran api dengan cepat merembet ke rumah panggung milik Wa Ode Pelona yang berjarak sekitar tiga meter. Warga lain, Laode Muh Acal (35), bergegas membantu Wa Ode Pelona keluar menyelamatkan diri melalui pintu belakang.

Satu unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api bersama warga dan aparat kepolisian.

Meski tidak ada korban jiwa, seluruh harta benda dan dokumen penting milik kedua korban ludes terbakar. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp 350 juta, dengan rincian Rp 200 juta dialami Amsar dan Rp 150 juta dialami Wa Ode Pelona.(red).

Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *