Penulis : La Ode Syahrul Sadia, S.T., M.T.
(Pengamat Infrastruktur Jalan SULTRA)
OPINI –Nama Dayumin dikenal sebagai atlet dayung nasional asal Kampung Bajo, Ereke, Buton Utara yang konsisten mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Pada Sea Games 2025 Thailand kemarin Dayumin membersembahkan medali emas pada kelas Dragon Boat. Sebelumnya Dayumin dkk pada pada Asian Games 2023 di Hangzhou China mempersembahkan medali Perak untuk Merah Putih, lalu pada ajang Kejuaraan Dunia Dayung Dragon Boat 2025 di China bersama tim mempersembahkan medali Emas.
Ada peristiwa menarik setelah Dayumin meraih medali pada Asian Games 2023. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat itu, Basuki Hadimuljono, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB PODSI sontak menelpon Dayumin. Dalam sebuah percakapan via telepon, sang menteri menanyakan harapan pribadi Dayumin usai meraih prestasi.
Jawaban Dayumin jauh dari kepentingan pribadi. Ia hanya menginginkan satu hal: perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Buton Utara, kampung halamannya, yang hingga kini masih berada dalam kondisi rusak berat dan dapat dikategorikan sebagai kerusakan ekstrem, pada sang menteri.
Akses jalan menuju Ereke, ibukota Kabupaten Buton Utara, memang dikenal sangat memprihatinkan. Jika ditempuh dari Kota Baubau, perjalanan membutuhkan stamina ekstra dan konsentrasi tinggi akibat banyaknya jalan berlubang dan rusak parah di sejumlah titik. Kondisi serupa juga dirasakan jika mengakses dari Kendari atau Muna melalui ruas jalan provinsi Maligano–Ronta. Di sepanjang ruas tersebut, pengendara dihadapkan pada tanjakan dan turunan ekstrem dengan permukaan jalan berupa kerikil lepas di beberapa titik. Sebagian ruas memang telah beraspal, namun mengalami pengelupasan dan kerusakan akibat berbagai faktor teknis.
Dayumin menjadi salah satu atlet nasional yang secara langsung menyampaikan aspirasi daerahnya kepada Menteri PUPR. Dorongan itu lahir dari keresahannya melihat kondisi jalan yang tak kunjung membaik. Ia berharap pembangunan dan pengaspalan jalan di Buton Utara bisa mendapatkan perhatian serius, sebagaimana daerah-daerah lain di Indonesia.
Meski sempat mendapat respons positif, hingga saat ini kondisi jalan menuju Buton Utara masih menyisakan banyak ruas dengan kerusakan parah. Penulis sendiri merasakan langsung kondisi tersebut saat melakukan perjalanan ke Ereke, Buton Utara. Dalam kesempatan itu, penulis juga sempat berdiskusi dengan Dayumin usai kepulangannya dari SEA Games Thailand 2025 yang mendapatkan medali emas.
Sosoknya yang sederhana hanya mengharapkan agar Pemerintah Daerah setempat maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara agar dapat lebih serius dalam membenahi atau memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Buton Utara.








