Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvetorialBerita

Ketahanan Pangan Muna Barat: Pilar Utama Suksesnya Program Unggulan Liwu Mokesa

11
×

Ketahanan Pangan Muna Barat: Pilar Utama Suksesnya Program Unggulan Liwu Mokesa

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Bupati Muna Barat, La Ode Darwin di dampingi Kapolres Muna dan Kepala Bulog raha, bersama Kepala dinas Pertanian saat melakukan Road show di Lahan pertanian desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga,.Mubar, Rabu (16/4/2025).(foto : Kabartime.com).

MUNA BARAT,KABARTIME.COM–Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin, menunjukkan keseriusan penuh dalam mewujudkan program prioritas di sektor pertanian dan peternakan melalui road show yang kini menyasar desa-desa. Kunjungan terbarunya di Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, menjadi sorotan utama karena Bupati turut menggandeng Kapolres Muna dan Kepala Bulog Muna. Kehadiran dua lembaga strategis ini menandai komitmen Pemda Mubar untuk membangun fondasi ketahanan pangan yang kuat dan terintegrasi.

Bantuan Bibit Jagung Kuning yang Berkualitas.

Muna Barat dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya lahan jagung dan persawahan. Bupati Darwin memastikan potensi ini didukung dengan bantuan yang tepat sasaran, berfokus pada kualitas bibit dan ketersediaan alat mesin pertanian (Alsintan).

Bupati Darwin menyiapkan 22.500 Ton bibit jagung kuning varietas Bisi dua untuk luas tanam sekitar 1.500 Hektar. Bibit ini akan dibagikan serentak dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
“Selama dua tahun saya sosialisasi, keluhan masyarakat hanya masalah bibit. Selama ini masyarakat diberikan bibit tapi tidak sesuai dengan kemauan mereka,” ungkap La Ode Darwin,


Pemda Mubar juga menyediakan 30.000 bibit padi gratis untuk luas tanam 750 hektar. Ditambah program cetak sawah baru dari Pemerintah Pusat seluas 1.300 hektare, total luas persawahan di Mubar ditargetkan bertambah dari 750 hektare menjadi 3.000 hingga 5.000 hektare pada 2026.
Untuk meningkatkan efisiensi, disediakan pula tiga unit mesin panen yang akan dioperasikan secara bergilir.

Bantuan Alsintan untuk Pengolahan Lahan Pertanian.

Guna memudahkan pengolahan lahan dan pembukaan lahan baru, Pemda Mubar menyiapkan bantuan Jonder (Traktor). Bupati Darwin menyatakan akan menambah 10 unit dari rencana awal 20 unit, sehingga total 30 unit untuk dibagikan ke desa-desa yang belum memiliki Jonder.

Selain Jonder La Ode Darwin juga akan menyiapkan Tiga unit Excavator. Alat tersebut dijadwalkan tiba sekitar bulan Agustus/September, dan akan ditempatkan di tiga wilayah besar: Lawa Raya, Kusambi Raya, dan Tiworo Raya.

Duduk Bersama Mendengarkan Keluh Kesah Petani

Program road show ini merupakan bagian dari 100 hari kerja Bupati Darwin, dengan tujuan mendekatkan diri dan mendengar keluh kesah petani. Dalam kunjungannya, Bupati bahkan melarang penyediaan kursi, meminta agar pertemuan didesain seadanya.

Ketgam: Masyarakat Desa Lakanaha,Kecamatan Wadaga memanfaatkan Road Show Bupati Mubar untuk menyampaikan keluhan terkait Kendala Para petani di Lakanaha, Rabu (16/4/2025),(foto:kabartime.com)

“Walaupun kita jadi bupati tapi kita harus duduk bersama masyarakat. Tidak boleh ada perbedaan, karena La Ode Darwin ini jadi bupati dipilih oleh Masyarakat,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, petani menyampaikan berbagai masalah, antara lain, Kerusakan Jalan Usaha Tani (JUT) dan Jembatan (seperti Jembatan Kalelehan di Lakanaha) yang menghambat akses angkut hasil pertanian. Kebutuhan akan Jonder (seperti di Desa Kampani, Sawerigadi, dan Katobu) karena tekstur tanah yang keras. Permintaan Sumur Bor untuk mengatasi kesulitan air saat musim kemarau (seperti di Desa Wakontu dan Lapolea). Ketidakstabilan harga jagung yang dibeli tengkulak di bawah standar (4.000/Kg) dan kurangnya akses pasar.

Menanggapi hal ini, Bupati Darwin memastikan akan segera meninjau JUT dan Jembatan bersama Kepala Dinas Pertanian, memprioritaskan perbaikan sesuai kemampuan anggaran. Ia juga menjanjikan penambahan Jonder dan menegaskan Excavator akan dikelola Dinas Pertanian.

Jaminan Pasar dan Pengembangan Peternakan.

Untuk mengatasi momok harga tidak stabil, Bupati Darwin menghadirkan Kepala Bulog Muna. Kepala Bulog Muna memastikan adanya Surat Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 18 Tahun 2025 yang menjadi dasar penyerapan hasil pertanian, sekaligus menjamin ketersediaan pasar dan stabilitas harga.

Selain itu, sektor peternakan juga diperkuat, diantaranya pengadaan bibit ayam petelur.
Bibit Ayam Petelur Disediakan 20.000 ekor bibit, termasuk bantuan pakan hingga produksi, untuk memenuhi tingginya kebutuhan telur.
Kemudian pengadaan bibit sapi Sebanyak 500 ekor yang akan didistribusikan kepada kelompok tani dengan syarat wajib memiliki kandang dan lahan tanam pakan. Pemda akan melakukan pengawasan ketat.

Sinergi Polri dan Pemda Mubar Demi mendukung Ketahanan Pangan.

Kapolres Muna menyatakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan, meliputi Pengawasan distribusi pupuk dan Alsintan. Penindakan praktik yang merugikan konsumen dan petani. Pendataan lahan kosong untuk dimanfaatkan menjadi lahan pertanian.
Melalui sinergi antara Pemda, Bulog, dan Polri, Muna Barat bertekad menuntaskan masalah mendasar petani, memastikan peningkatan produksi, dan menjamin kesejahteraan petani demi tercapainya program Liwu Mokesa.(ADV).

Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *