MUNA,KABARTIME.COM- Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara, Jaelani, memberikan instruksi tegas kepada seluruh pengurus dan simpatisan di Kabupaten Muna untuk mempererat barisan.
Hal ini ditegaskannya saat membuka secara resmi agenda Pendidikan Kader Loyalis (PKL) PKB Muna, Sabtu 7 Maret 2026.
Dalam arahannya, pria yang akrab disapa Bang Jay ini menekankan bahwa kekuatan partai tidak hanya terletak pada struktur, melainkan pada ikatan emosional dan kesetiaan para kadernya.
Jaelani mengungkapkan bahwa tantangan politik ke depan menuntut kader untuk tidak hanya bekerja saat musim pemilu tiba. Ia mendorong para kader untuk memaksimalkan “Gerakan Politik Kehadiran”.
“Kader PKB harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat butuh suara, tapi hadir sebagai solusi atas persoalan rakyat. Soliditas internal adalah fondasi, tapi kehadiran kita di lapangan adalah penentunya,” ujar Jaelani.
Menurutnya, PKL ini merupakan instrumen penting untuk mencetak kader yang loyal, militan, dan memiliki pemahaman mendalam tentang ideologi perjuangan partai yang berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua DPC PKB Muna, La Ode Arwaha Adi Saputra, menyatakan kesiapannya untuk mengawal instruksi wilayah. Ia mengaku bahwa momentum pendidikan kader ini adalah langkah strategis untuk memanaskan mesin partai di Muna.
“Kami di tingkat cabang sangat menyambut baik arahan ini. PKB Muna saat ini dalam kondisi yang sangat solid, dan melalui pendidikan loyalitas ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kader memiliki gerak langkah yang sama untuk memenangkan hati rakyat,” ungkap Arwaha.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi mengenai politik kehadiran dengan menginstruksikan seluruh kader di tingkat kecamatan hingga desa untuk lebih intens menjalin komunikasi dengan masyarakat.(rilis PKB)
















