MUNA BARAT,KABARTIME.COM– Bandara Sugimanuru dijadwalkan akan membuka kembali penerbangan menggunakan maskapai Wings Air dengan rute Raha – Makassar. Penerbangan ini dijadwalkan di buka pada tanggal 21 maret 2025 kedepan.
Sebelumnya Bandara Sugimanuru telah menetapkan jadwal penerbangan pada tanggal 14 Februari 2025, Namun di perpanjang karena minimnya peminat tiket dalam penjualan pertama. Surat permohonan penumdaan jadwal tersebut sudah disampaikan ke pihak berwenang.
Kepala Bandara Sugimanuru, Mohamad Khusnuddin menyampaikan bahwa Pemilihan jadwal Penerbangan Perdana pada tanggal 21 Maret tersebut bertepatan dengan arus balik pelantikan bupati defenitif di Jakarta.
Dalam pelantikan tersebut di prediksi banyak pejabat dari Mubar yang ikut dalam prosesi pelantikan. Untuk itu pihak bandara mendorong agar Pemda Mubar memprioritaskan penggunaan Bandara Sugimanuru.
“Dukungan pemerintah kabupaten sangat vital. Jika instansi lokal memakai layanan ini, keterisian penumpang akan lebih stabil”, harapnya.
Maskapai berencana melakukan penerbangan empat kali seminggu (Senin, Rabu, Jumat, Minggu) dengan harga tiket berkisar Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta. Untuk meningkatkan peminat, sosialisasi perubahan jadwal akan digencarkan melalui koordinasi dengan pemda, media daring, dan pemasangan spanduk di titik strategis.
Khusnudin juga menekankan pentingnya keberlanjutan penerbangan pasca-Lebaran. “Arus balik bisa jadi momentum kedua. Tapi, kami perlu komitmen semua pihak agar layanan ini tidak berhenti hanya saat musim mudik,” tegasnya.
Dalam menjaga keberlangsungan layanan penerbangan, Kepala Bandara juga akan bertemu dengan Bupati Defenitif untuk membicarakan keterisian penumpang termasuk rencana subsidi tiket penumpang pada penerbangan bandara Sugimanuru.
Khusnudin juga mengaku bahwa sebelumnya dari Pemda Mubar rencana akan melakukan subsidi namun waktu itu Air Line- nya belum ada.
Namu terkait Subsidi tersebut kita masih mau melihat keterisian penumpan saat pembukaan penerbangan. Jika dalam perjalanannya jumlah penumpang masih stabil maka normal dan tidak ada subsidi.
“Kan kita belum tau,bagaimana sih keterisian penumpang dalam penerbangan ini. Tapi setelah terbang perdana dan normal biasa. Nanti kita lihat, bagaimana potensi penumpangnya. Kalau misalnya penumpangnya tidak ada masalah, ian ormal saja tidak ada subsidi”, ujarnya.
Meski demikian Pihaknya juga tetap melaporkan kepada Bupati terpilih, sekaligus meminta untuk memfasilitasi dengan kabupaten Muna dan Buton Tengah.
“Kami menunggu dari Pemda Mubar, bagaimana mengkolaborasikandan untuk difasilitasi pada Pemda Muna dan Buton tengah”, pungkasnya.(Red/Kabartime.com).
Beranda
Berita Muna Barat
Peran Pemda Mubar Dibutuhkan Demi Menjaga Keterisian Penumpang di Bandara Sugimanuru
Peran Pemda Mubar Dibutuhkan Demi Menjaga Keterisian Penumpang di Bandara Sugimanuru
Kabartime2 min baca

