Example floating
Example floating
Example 728x250
Advetorial

Dorong Swasembada Pangan di Mubar, Jaelani Gelar Pelatihan Pada Petani Lokal

196
×

Dorong Swasembada Pangan di Mubar, Jaelani Gelar Pelatihan Pada Petani Lokal

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Sultra, Jaelani, menggelar pelatihan pertanian berbasis kearifan lokal di Rumah Aspirasi Bang Jay, Muna Barat, sabtu (1/2/2025) (Foto : Kabartime.com).

MUNA BARAT,KABARTIME.COM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) RI, Jaelani terus berupaya dan mendorong kesadaran petani lokal tentang pentingnya pengelolaan pertanian berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan di Muna Barat (Mubar).

Menurutnya Kabupaten Muna Barat merupakan salah satu daerah dengan Potensi Pertanian cukup besar.
Untuk memaksimalkan potensi tersebut di butuhkan peran dari semua pihak, khususnya peran generasi muda dan para petani lokal melalui penguatan kelompok-kelompok tani.

Anggato DPR RI dari Partai PKB ini juga menekankan perlunya revitalisasi semangat kekeluargaan dan gotong royong di kalangan petani yang dinilai kian memudar.

“Petani kita sudah tidak berkelompok. Melalui pelatihan ini, kami ingin menguatkan kembali semangat kebersamaan sekaligus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pusat untuk bantuan alat pertanian, bibit, serta pendampingan berkelanjutan”, jelasnya saat menggelar Pelatihan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal di Rumah Aspirasi Bang Jay, Sabtu (1/2/2025)

Politisi PKB inj mengaku bahwa potensi pertanian di Muna Barat sangat menjanjikan, baik di sektor padi maupun tanaman lainnya. Pelatihan ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pertanian berbasis kearifan lokal.
“Pengetahuan pembuatan pupuk alami sudah dikuasai. Tinggal mengorganisir kelompok tani dan memastikan sinergi dengan pemerintah,” tambah Jaelani.

Dukungan Alat dan Program Pendampingan

Jaelani mengungkapkan, sejumlah alat pertanian dari aspirasi DPR RI telah diusulkan untuk direalisasikan di Muna Barat, termasuk alat panen dan tanam padi, traktor roda dua dan empat, pompa irigasi, serta bibit unggul. “Tahun ini, usulan tersebut sedang diproses dan insyaallah segera direalisasikan,” tegasnya.

Rumah Aspirasi Bang Jay sendiri akan menjadi pusat pendampingan bagi kelompok tani. “Kami tidak hanya memberi pelatihan, tetapi juga pendampingan terus-menerus agar petani mandiri dan berinovasi,” jelas Jaelani.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Wakil Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Amin, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan, program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan. “Kami akan mendorong pemerintah daerah memprioritaskan sektor pertanian, termasuk anggaran dan kebijakan yang pro petani,” ucap Amin.

Ia juga berharap pelatihan ini melahirkan petani milenial sukses di Muna Barat. “Dengan semangat muda dan teknologi, kami yakin tingkat pengangguran bisa ditekan. Mari mulai dari sekarang untuk membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan,” ajaknya.

Komitmen Menuju Pertanian Modern
Ketua DPC PKB Muna Barat menambahkan, pelatihan ini menjadi langkah awal menciptakan ekosistem pertanian modern berbasis lokal. “Kami ingin Muna Barat menjadi contoh bagaimana kearifan lokal dan inovasi bisa bersinergi mendukung ketahanan pangan,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Rumah Aspirasi Bang Jay diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam melahirkan petani milenial kompeten dan mengurangi ketergantungan pada sistem pertanian konvensional.

Example 728x250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *